Tidak semua sirkuit bisa untuk mengadakan balap F1. Setiap sirkuit setidaknya harus lulus dari inspeksi yang dilakukan FIA. Ini untuk menjaga kualitas balapan tetap terjaga dan yang terpenting keselamatan antar pebalap.Nah, di Amerika sendiri ada sebuah liga professional permainan basket yang disebut dengan NBA. NBA diikuti oleh 2 wilayah yang masing-masing wilayah memiliki 15 tim. Nantinya, tim dari peringkat 1-8 akan bertarung dalam babak playoffs di masing-masing wilayah.Kompetisi sepak bola terbaik datang dari benua Amerika Selatan. Copa America adalah turnamen yang mirip dengan Euro, hanya saja diikuti oleh tim-tim asal Amerika Selatan seperti Argentina, Brazil, Uruguay, dan yang lainnya. Kompetisi ini diikuti oleh pemain-pemain terbaik seperti Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez. Argentina menjadi negara yang paling banyak memenangkan kompetisi ini dengan jumlah 15 gelar.Sirkuit selanjutnya datang dari negara legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. Sirkuit Mugello memiliki panjang lintasan 5,2 km yang dibangun pada tahun 1973. Sirkuit ini memiliki jumlah 15 tikungan yang membuat pebalap memiliki peluang untuk melakukan aksi salip-menyalip.

Pemenang dalam turnamen ini mendapatkan point 1500 dan menjadi yang terbanyak kedua setelah Grand Slam dan berhadiah $8.000.000. Ini menjadi salah satu ajang bergengsi yang diperebutkan petennis terbaik di dunia, sebut saja Rafael Nadal, Roger Federrer, dan lain sebagainya.Monza adalah sirkuit yang memiliki tikungan paling sedikit dari musim balap F1 2022. Tikungan dari sirkuit yang menjadi kebanggan Tifosi Ferrari ini hanya berjumlah 11. Sempat tidak menggelar balapan pada tahun 1980, Monza menjadi satu dari sedikit sirkuit yang tetap menggelar balap F1

Sirkuit Terbaik Sepanjang Sejarah Dalam Pertandingan F1